Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Kuliner Boyolali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner Boyolali. Tampilkan semua postingan

Gandung Sutriyono sang Desainer Rumah Terbalik Boyolali

Written By Boyolalikita on Minggu, 12 Februari 2017 | 19.46.00

Rumah Terbalik Indonesia dikembangkan Gandung Sutriyono, pemuda 35 tahun asal Kelurahan Kemiri, Mojosongo, Boyolali. Dia menyulap lahan kosong berukuran 15 meter x 15 meter yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai lahan parkir menjadi tempat yang lebih produktif.
Sebagai warga Kota Susu, dia ingin menghadirkan wahana baru yang saat ini sedang nge-hits di semua kalangan, terutama remaja. “Ya, wahana untuk foto-foto sekarang kan sedang naik daun,” ujar Gandung.
Dia ingin ikut mempromosikan Boyolali dengan menyediakan wahana foto tersebut. “Setelah berfoto mereka pasti akan mengunggah hasil fotonya ke media sosial.”

Baru sepekan beroperasi, Rumah Terbalik Indonesia sudah dikunjungi 2.000-an orang. Mereka tidak hanya dari Boyolali tetapi banyak juga yang dari luar kota. Akhir pekan lalu, antusiasme pengunjung tak terbendung. Pengunjung harus antre untuk berfoto.
“Kalau di dalam sudah ada 100 orang, kami tahan dulu sebagian untuk antre di luar.”
Menurut Gandung, wahana rumah terbalik baru ada di kota besar seperti Malaysia, Singapura, Bandung, Jogja, dan Bali. “Biarpun Boyolali adalah kota kecil, tapi kami tak mau ketinggalan, Boyolali juga bisa eksis dengan wahana semacam ini.”

Manajemen terus mempromosikan wahana itu melalui media sosial terutama Instagram. Rumah Terbalik Indonesia harapannya bisa menjadi destinasi alternatif saat wisatawan berkunjung ke Boyolali. “Biasanya kalau selesai berfoto-foto di sini, pengunjung akan bergeser ke sapindekem.” solopos

Inilah daftar soto-soto enaak diboyolali

Written By Boyolalikita on Kamis, 17 November 2016 | 23.56.00


1. Soto Sedaap Hj Widodo


Soto ini memiliki rasa rempah yang pas memang menjadi hal yang utama. warung soto Sedaap ini ini sudah di kenal dari dahulu dan saat ini memiliki banyak cabang. Lokasinya ada di Jl. pandanaran boyolali.selain di Boyolali, soto juga telah membuka cabang dibanyak kota besar.






2. Soto Seger Mbok Giyem
Soto Seger memiliki kuah bening yang rasanya gurih dan menyegarkan, sesuai dengan namanya. Disini tersedia soto ayam dan soto daging sapi, tapi yang paling populer adalah soto sapinya. Soto disajikan dalam mangkuk kecil dengan isian daging sapi/suwiran ayam, kecambah, ditambah taburan daun seledri dan bawang merah goreng. Untuk soto ayam biasanya ada tambahan keripik kentang di dalamnya.

3. Soto Ndelik
Ndelik sendiri adalah bahasa jawa yang berarti sembunyi, dan warung soto aslinya yang di Boyolali memang terletak tersembunyi. Jika kita tidak menguasai lokasi, sulit kita menemukan letak warungsoto Ndelik Boyolali ini. Lebih baik bertanya kepada warga setempat untuk bisa menemukan warungs oto ndelik Boyolali ini…, disini ada minuman khas berupa dawet dan gado-gado sebagai makanan pelengkap lainnya.


4. Soto Hj Fatimah
Soto Hj Fatimah adalah satu saudara dengan soto segeer mbok giyem, Hj Fatimah adalah nama anak dari Mbok Giyem, karena ada perbedaan konsep dengan adik-adiknya maka Hj Fatimah mendirikan sendiri sotonya.

5. Soto Omprong 

Soto yang satu ini juga sudah memiliki pelanggan yang cukup banyak dan enak rasanya. soto ini berada di  Jalan Waringin, Kecamatan Boyolali, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57316,


6. Soto Nggoper
Alamat soto ini di Jl. Sendang Lawe, Karanggeneng, Kec. Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah 57312, selain soto disini juga ada pecel, tumpang dll


dan masih banyak soto-soto lainnya

Inilah 7 Kuliner josss di Boyolali

1. BEBEK GORENG PAK PINGGIR
daftar harga soto sedaap
Jika anda ada di boyolali maka anda harus mencicipi bebek goreng pak pinggir ini. bebek goreng ini memiliki daging yang empuk dan juga bumbu yang di buat bisa meresap sampai ke dagingnya sehingga bebek goreng ini sangat enak. Takaran bumbu yang pas makin membuat bebek goreng pak pinggir ini banyak di gemari. Lokasinya berada di Jl. perintis kemerdekaan boyolali.
 2. SOTO SEDAAP
Soto yang segar dan enak ini memiliki rasa rempah yang pas memang menjadi hal yang utama. warung soto Sedaap ini ini sudah di kenal dari dahulu dan saat ini memiliki banyak cabang. Lokasinya ada di Jl. pandanaran boyolali.

 3. SEGO TUMPANG
Sego tumpang ini merupakan makanan yang cocok untuk di jadikan sarapan pagi. Menu sego tumpang ini berbahan dasar dari tempe yang sudah busuk. Tempe busuk dii tumbuk dan di beri bumbu-bumbu rempah, setelah itu di bungkus dengan menggunakan daun dan di rebus. Biasanya menu kuliner ini si dajikan dengan tanbahan sayur mayur sebagai pelengkapnya. Sego tumpang yang enak ada di Jl. Tentara Pelajar Boyolali.
 4. JENANG PECEL
jenang pecel ini merupakan modifikasi lain dari pecel sayuran. Yang membedakan jenang pecel dengan pecel lainnya adalah bumbu yang di gunakan. Bumbunya ini merupakan bubur sumsum. Jika kamu mencicipi menu ini, maka kamu akan merasakan sensasi sayur segar bercampur dengan bubur sumsum yang enak. Lokasi yang enak adalah di Jl. garuda di samping pasar sunggingan boyolali.
 5. IGA BAKAR
Menu enak lainnya yang ada di boyolali adalah iga bakar. Jika kamu ingin makan iga bakar yang enak dengan racikan bumbu yan mantap, lokasi yang tepat adalah iga bakar pak Wid. Di sini iga bakarnya sangat enak dan banyak peminatnya. Lokasinya ada di Jl. merapi boyolali.
 6. TAHU SUSU
Jika anda ingin mencoba kuliner unik dan hanya ada di boyolali, maka anda harus mencoba tahu susu. Tahu ini di buat dari susu sapi yang memiliki gizi yang tinggi. Tahu susu ini di buat tanpa menggunakan campuran senyawa apa pun sehingga aman untuk di konsumsi. Lokasinya ada di sekitaran Jl. panandaran kota boyolali.
 7. SEGO JAGUNG
Jika kamu ingin bernostalgia dengan kota boyolali masa lampau, maka anda harus mencoba kuliner tradisi asal boyolali yang satu ini. namanya sego jagung. Sego jagung ini merupakan kuliner yang menggunakan jagung yang di rebus dengan beras. Sego jagung ini di sajikan dengan tambahan beberapa sayuran dan juga lauk pauk. Sego jangung ini sangat enak dan juga manis. Lokasi yang tepat untuk mencari sego jagung ini adalah di Jl. jinten No. 17 boyolali. maemyuk

Inilah daftar Oleh-Oleh Khas Boyolali yang perlu Kamu Tau

Oleh-oleh Boyolali sangat banyak jenisnya, dan dijamin beda banget dengan oleh-oleh di daerah lain.

Berikut 7 (tujuh) oleh-oleh khas Kota Boyolali yang sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung atau sekedar lewat di Kota Boyolali.

Produk Susu Sapi

Boyolali memang terkenal dengan  Susu Sapinya. Tapi karena susu sapi segar tak bisa dijadikan oleh-oleh karena tak tahan waktu lama, maka alternatifnya adalah mencari oleh-oleh produk turunan dari susu. Ada dua makanan yang bisa didapatkan di Boyolali, yaitu Dodol Susu dan juga Keju.

1. Dodol Susu
Seperti namanya, dodol ini mempunyai aroma khas susu. Bukan karena diberikan perasa susu, tapi memang dodol ini memang dibuat dengan campuran susu sapi segar yang banyak dihasilkan oleh para peternak sapi perah di daerah Selo, Boyolali. Jadi ketika sedang jalan-jalan ke Boyolali atau berwisata ke kawasan Gunung Merapi di Selo jangan lupa untuk membeli Dodol Susu ya.


2. Keju
Masih dari daerah Selo, Boyolali, bagi yang mempunyai selera tinggi bisa mencicipi keju asli dari Selo. Pemiliknya adalah warga Belanda yang sudah menetap di Indonesia dan ingin mengembangkan potensi Susu Sapi di daerah Selo. Keju Meneer namanya. Tapi bagi yang ingin merasakan keju namun tak ingin jauh-jauh sampai di Selo, sahabat juga bisa mampir di Keju Indrakila di Kota Boyolali. Tentu dua jenis keju ini berbeda satu sama lain, karena memang masing-masing keju mempunyai karakter sendiri-sendiri. Biar tahu perbedaannya, mending beli dua-duanya kemudian bandingkan rasanya.

3. Abon & Dendeng Sapi
Boyolali juga merupakan daerah pemasok daging sapi yang sangat besar di Indonesia. Oleh masyarakat sekitar kemudian dimanfaatkan dengan membuat berbagai produk olahan baik dari daging, kulit maupun tulang sapi. Tapi yang sering dijadikan oleh-oleh adalah Abon dan dendeng sapi, serta petis. Walaupun ada juga olahan tulang berupa kripik, namun kripik tulang belum lah setenar abon sapi.

4. Petis Sapi
Untuk rasa hampir seperti abon namun bentuknya kental, seperti pada umumnya bentuk petis. Karena bukan makanan kering, maka Petis Sapi ini tidak terlalu awet lama jika tidak dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Jadi jika ingin dijadikan oleh-oleh, tanyakan dulu kira-kira petisnya tahan sampai berapa hari ya gaes.

Abon, dendeng dan petis sapi, bisa dibeli di pusat oleh-oleh di daerah Ampel, Boyolali. Di sekitar Pasar Ampel ada banyak toko oleh-oleh yang menjual produk-produk tersebut, salah satunya Toko Abon Ampel yang sudah melegenda. Toko yang bercat hijau tua itu produknya sudah banyak beredar di Ibu Kota, jadi sudah tidak diragukan lagi kualitasnya.

5. Kripik dan Abon Lele
Selain penghasil susu dan daging sapi, Boyolali juga penghasil serta pemasok Ikan Lele. Bahkan di daerah Boyolali ada Kampung Lele yang dulu diresmikan oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika masih menjabat sebagai Presiden RI.

Oleh masyarakat sekitar, ikan lele diolah menjadi berbagai macam bentuk makanan. Yang paling banyak adalah olahan dalam bentuk abon dan kripik. Abon diolah dari daging ikan lele dan kripik dibuat dengan bahan kulit ikan lele. Rasanya tentu berbeda dengan abon sapi dan kripik lainnya. Maka dari itu sangat sayang jika sudah ke Boyolali namun tidak sampai membeli abon dan kripik lele.

Bagi yang ingin mencicipi abon dan kripik lele bisa langsung pergi ke tempat produksinya di Kampung Lele. Itung-itung sambil berwisata juga. Atau kalau tak mau jauh-jauh ke sana, bisa juga didapat di toko oleh-oleh di sepanjang Jalan Pandanaran, Kota Boyolali.

6. Keripik Ceker
Selain kripik lele, ada juga oleh-oleh berupa kripik ceker. Berbahan ceker ayam yang sudah dihilangkan tulangnya, maka kulit dan sedikit daging cakar ayam ini disulap menjadi makanan yang sangat diminati banyak orang. Bahkan orang yang tidak suka cakar ayam pun bisa sangat doyan dengan kripik ceker ini. Tambah satu lai oleh-oleh yang sayang untuk dilewatkan ketika ke Boyolali.


7. Marning
Satu makanan lagi yang sayang jika tidak dimasukkan ke dalam list oleh-oleh. Marning Boyolali. Masih sama dengan bentuk marning pada umumnya. Tapi yang membedakan adalah rasa dan juga kerenyahan dari Marning Boyolali. Rasakan perbedaannya dengan membeli Marning Boyolali.


Marning dan Kripik Ceker ini bisa didapatkan di toko oleh-oleh di sepanjang Jalan Pandanaran, Kota Boyolali.

Nah, itu tadi 7 (tujuh) oleh-oleh khas Kota Boyolali yang sayang untuk dilewatkan ketika berkunjung atau sekedar lewat di Kota Boyolali. wawanwawa

Walau di Bandung, Menikmati Soto Boyolali untuk Makan Siang Cukup Rp 10.000

Written By Boyolalikita on Senin, 19 September 2016 | 18.23.00

DI Kota Bandung, soto boyolali memang tidak sepopuler soto padang, apalagi soto bandung. Namun, jika Anda mencari hidangan sarapan yang ramah terhadap dompet, soto Boyolali bisa menjadi pilihan sempurna.
Cukup merogoh kocek Rp 10 ribu, Anda bisa menikmati satu porsi soto Boyolali di Soto Sedap Boyolali Hj Widodo. Kedai soto dari Jawa Tengah tersebut bisa dikunjungi di Jalan Trunojoyo No 25 Bandung.

Dengan papan kuning beserta foto perintisnya Hj Widodo yang terpampang di depan kedai, Soto Sedap Boyolali Hj Widodo ini mengundang perhatian pengguna jalan yang melintasinya.
Pengunjung bisa memilih dua jenis soto di sini yaitu soto sapi dan soto ayam. Keduanya memiliki kuah masing-masing. Berbeda dengan beberapa soto nusantara yang pekat karena santan, soto Boyolali memiliki kuah yang bening.


Soto sapi khas Boyolali ini berisi nasi, daging sapi yang diiris pipih, tauge, seledri dan bawang goreng. Sedangkan semangkuk soto ayam Boyolali berisi nasi, soun, bawang seledri, bawang goreng, dan kentang yang dipotong membentuk kubus.
Satu porsi soto sapi maupun ayam harganya hanya Rp 10 ribu. Dengan Rp 10 ribu, sudah mendapat satu porsi soto termasuk nasi dalam satu mangkuk. Jika nasi disajikan terpisah pengunjung hanya perlu menambah Rp 2 ribu.

Daging sapi yang digunakan untuk soto tidak mengandung lemak. Sedangkan daging ayam diambil dari ayam kampung.
"Soto Boyolali terjangkau karena terkenal sebagai makanan rakyat," ujar Manajer Produksi Tomi Adi Setiawan saat ditemui di kedai Soto Sedap Boyolali Hj Widodo sbg copas dari tribunjabar

Soto sapi maupun ayam di kedai tersebut memiliki penggemarnya masing-masing. Keduanya bersaing menjadi makanan paling digandrungi konsumen di sini. Sekitar 100 porsi soto khas Boyolali habis terjual dalam sehari.

Soto Mbok Giyem Boyolali berubah nama Menjadi Soto Segeer Hj Fatimah

Written By Boyolalikita on Rabu, 22 Juni 2016 | 20.47.00

SOTO Mbok Giyem Boyolali berganti nama menjadi Soto Segeer Hj. Fatimah. 
Kuliner Solo berupa soto banyak ditemui di wilayah Soloraya. Di Boyolali salah satu yang terkenal, yakni Soto Mbok Giyem.

Salah satu pengunjung, Dwi, 44, mengaku selalu mampir ke mencari soto sebagai obat kangen kampung halaman. Diakuinya meski berganti nama, tak sedikit pun ada perubahan kualitas dan rasa.

“Rasa khasnya tetap sama. Gorengan dan sate cingurnya juga masih sama. Apalagi tempe kriuknya yang tebal, tapi renyah itu,” ungkap perempuan yang mengaku sudah menjadi langganan tetap soto tersebut.
Diakuinya, masalah perparkiran masih menjadi permasalahan klasik tiap kali menikmati soto di kala mudik. Lahan parkir yang sempit kerap membuat sejumlah pelanggan seperti dirinya kerepotan.
Dijumpai terpisah, Fatimah, 43, sang pemilik Soto Segeer Mbok Giyem yang kini berubah menjadi Soto Seeger Hj. Fatimah, mengaku perubahan brand sudah sejak  Mei tahun 2015, Soto Mbok Giyem berubah nama. Dia mengatakan, pengunjung tetap laris manis memadati warung sotonya.
Diakuinya, langkah perubahan brand yang diambilnya merupakan langkah berani mengingat brand soto Mbok Giyem yang mengambil dari nama ibu kandungnya tersebut sudah telanjur melekat erat di hati masyarakat luas. Diakui sang pemilik, salah satu alasan langkah beraninya tersebut justru tak lain karena loyalitas para pelanggannya sendiri.
“Saya hanya ingin melakukan penyegaran saja. Mbok Giyem nama ibu, saya ingin sesuatu yang beda. Saya yakin karena rata-rata pelanggan soto saya adalah pelanggan lama yang sudah kenal. Memang berat, tidak mudah membangun brand dari awal, karena masyarakat dari luar tahunya soto khas dari Boyolali yang terkenal itu Mbok Giyem,” kata dia sebagimana dikutip dari Okezone.com
Diakuinya, pengubahan nama ini juga bertujuan untuk menjaga keaslian mutu kualitas sotonya. Meski berganti nama, tidak ada yang berbeda dari kualitas rasa maupun performa layanannya.

Apa Beda Tahu Lontong dan Kupat Tahu Boyolali?

Written By Boyolalikita on Rabu, 25 Mei 2016 | 19.12.00

Kupat Tahu merupakan makanan khas Jawa Tengah. Seperti di Solo, Boyolali, Klaten dan Jogjakarta pasti akrab dengan kuliner ini. sedangkan Tahu lontong Malang adalah tahu goreng dan lontong yang disiram dengan saus kacang yang nikmat.
Kupat Tahu secara komposisi, hampir sama dengan tahu lontong. Bumbunya perpaduan kacang, kecap, lombok dan bawang. Sementara sayurannya juga menggunakan kecambah rebus, irisan seledri dan ditambahkan kubis.
Bedanya, di kupat tahu ditambahkan mi kuning rebus dan tambahan gorengan seperti weci alias ote-otrle. Cara penyajiannya juga berbeda. Bumbunya antara kecap, bawang, lombok dan kacang tidak dicampur menjadi satu. Melainkan, kacangnya ditaburkan di atas sajian, sementara bumbunya terbuat dari sambal kecap yang diencerkan.
Soal rasa, jangan ditanya benar-benar nikmat. Paduan antara pedas dan manisnya pas ditambah lagi dengan kacang yang masih utuh. Semakin sedap jika dinikmati dengan kerupuk. Pas untuk mengganjal perut yang keroncongan.
Beberapa Penjual Kupat Tahu, ada yang mencampurkan Telur dadar dalam Kupat Tahunya...
Di Boyolali, Kupat tahu dapat ditemui di Soto Ndelik, Kupat Tahu depan SMP 6 Boyolali, Deket Pasar Sunggingan ataupun jalan luar kota antara perempatan surowedanan dan Terminal Boyolali, anda Punya Langganan lainnya???

Makanan, Pengaruhi Perkembangan Buah Hati

Written By Boyolalikita on Selasa, 02 Juni 2015 | 02.10.00

SETIAP makhluk pasti akan menempuh proses pertumbuhan dan perkembangan. Jika pertumbuhan dapat kita ukur melalui alat lain halnya dengan perkembangan. Perkembangan biasanya tak dapat dihitung, melainkan terlihat dalam kehidupan nyatanya. Nah, salah satu faktor yang menjadi penentu perkembangan anak ialah makanan. Mengapa demikian?

Salah satu yang mempengaruhi perkembangan seseorang, khususnya buah hati ialah makanan. Makanan menjadi hal yang penting bagi perkembangan seseorang di usia muda. Bukan hanya makanannya, tetapi isinya yang cukup banyak mengandung gizi yang terdiri dari berbagai vitamin.

Vitamin inilah yang menjadi penguat perkembangan sang buah hati. Apabila kekurangan vitamin atau gizi yang baik, maka dapat menyebabkan gigi runtuh, penyakit kulit dan lain-lain.

Oleh sebab itulah, sebagai orang tua, kita harus memperhatikan pola makan sang buah hati. Jangan sampai, ia memakan makanan yang seharusnya tidak baik untuk dikonsumsi. Pola makan juga harus kita atur, dan biasakanlah agar anak melakukan hal itu.

Jika anak meminta untuk makan di luar, maka lihatlah apa yang dia inginkan itu. Perhatikan kandungan gizi dan vitaminnya. Apabila itu baik untuk anak, maka berikanlah. Namun sebaliknya, jika terlihat tidak baik untuk dikonsumsi, maka berikanlah pengertian kepada anak, dan tunjukkan makanan yang baik baginya

Islampos

Geliat Potensi Wisata Ternak Sapi Perah Boyolali

Written By Boyolalikita on Minggu, 22 Maret 2015 | 20.11.00

Potensi wisata ternnak sapi di Boyolali semakin menggeliat. Dengan prospek yang bagus, bukan tidak mungkin ternak sapi bakal jadi destinasi wisata andalan untuk wisatawan.

Adapun lokasi wisata untuk ternak sapi perah adalah di Desa Samiran Selo Boyolali. Di kawasan ini, wisatawan bisa menambah wawasan mengenai cara memerah sapi dan mengolah susu sapi segar.
Selain itu di daerah ini juga ada Kelompok Usaha Peternakan Terpadu (KUPT) Sido Maju, yang berperan aktif dalam usaha pemerahan susu sapi. Bahkan mereka juga bisa menjadi klaster
pembibitan sapi perah.

Ketua KUPT Sido Maju, Sujud, menyampaikan selain menjadi tempat wisata pemerahan susu, harapannya kandang sapi milik KUPT Sido Maju juga menjadi tempat edukasi.

“Salah satu syarat klaster pembibitan adalah adanya pencatatan dan sejarah sapi. Wisatawan nanti akan diperkenalkan, jenis induk dan hasil peranakannya akan seperti apa.”

Pegiat pariwisata desa setempat, Mujianto, berencana akan membuat paket wisata ternak sapi perah di Desa Samiran. Selama ini, paket wisata yang sudah banyak diminati adalah Merapi-Merbabu.
“Untuk paket wisata sapi perah ini baru kami rancang. Selain peternakan dan pemerahan susu, wisatawan juga bisa melihat sentra produk olahan susu sapi dan pemanfaatan biogas.


Video Boyolali : Nasi Wiwit kuliner khas Boyolali

 Nasi wiwit adalah kuliner khas Boyolali, Jawa Tengah. Untuk mempopulerkannya, pemda setempat menggelar lomba untuk membuat nasi wiwit. Tujuannya juga untuk melestarikan budaya ini. 
VIDEO: Nasi Wiwit, Makanan Khas Boyolali

Nasi wiwit biasanya disantap bersama sayur. Selain itu, terdapat ayam utuh maupun telur sebagai lauknya. 

Menurut warga, nasi wiwit ini merupakan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan datangnya musim panen raya. Warga berharap nasi wiwit akan terus lestari karena merupakan warisan asli daerah. 

lihat di sini 

Cuma Rp 50.000, Bisa Perah Susu Sapi dan Bawa Pulang Susu Segar, Mau?

Written By Boyolalikita on Kamis, 12 Maret 2015 | 01.54.00

Peternak sapi di Desa Brajan, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Purnomo, 37, memberi makan sapi milikny, Sabtu (27/9/2014). Harga sapi rata-rata di Kota Susu saat ini naik mencapai Rp4 juata per ekor menjelang Idul Adha. (Irawan SA/JIBI/Solopos)Bagi Anda yang ingin belajar memerah susu sapi secara langsung, wisata di Soloraya, tepatnya di Boyolali berikut ini, patut Anda coba.

Graha Solo Raya Lantai 1
Jl. Slamet Riyadi No. 1 Solo, Jateng
Telp. 0271-5843678 atau 0271-2144388
HP. 085702686068
Fax. 0271 635936
www.solocitytravelguide.com
www.sinergievent.com
e-mail: sinergi_solo@yahoo.com
Marketing: www.solocitytravelguide.com

Peternak sapi perah di Boyolali mulai melakukan diversifikasi usaha. Tidak hanya produksi susu maupun mengembangkan produk olahan susu, namun merambah bisnis pariwisata. Salah satu warga di Dukuh Salam RT 004/RW 003, Desa Samiran, Selo, Boyolali, Suharmin, 68, memiliki empat ekor sapi perah di kandangnya.


Satu di antara empat ekor sapi milik Suharmin tersebut adalah sapi betina. Kandang peternakan Suharmin sangat sederhana dan masih sangat tradisional. Meskipun sudah berlantai permanen, namun kandang itu belum memiliki tempat khusus untuk pakan dan minum sapi.


Namun, di kandang sederhana itu Suharmin sering menerima kedatangan tamu-tamu dari luar kota bahkan turis asing dari Amerika Serikat dan Prancis yang penasaran dengan budidaya sapi perah dan produksi susu sapi.

Saat berbincang dengan Solopos akhir pekan lalu, Suharmin menunjukkan setumpuk kartu nama milik biro wisata dan guide personal yang pernah datang ke rumahnya mengantarkan wisatawan. Ada yang dari Solo, Jogja, Semarang, dan sekitarnya.

“Biasanya orang datang ke sini ingin lihat peternakan sapi yang ada di kampung-kampung. Tapi kebanyakan ingin melihat pemerahan susu,” kata Suharmin.  Tak hanya melihat, kata dia, kebanyakan wisatawan juga ingin tahu cara memerah susu. Oleh karena itu, wisatawan yang datang biasanya akan “menyewa” sapi miliknya untuk diperah sendiri oleh wisatawan.

“Nanti hasilnya bisa dibawa pulang. Cukup beli eceran Rp5.000 per liter,” imbuh Suharmin.

Destinasi ini cukup menarik dan potensial dikembangkan, karena Desa Samiran sudah berkembang menjadi desa wisata. Namun, untuk mengembangkan destinasi wisata susu sapi perah ini rupanya tidak mudah. Wisatawan tidak bisa datang sewaktu-waktu jika ingin ikut memerah susu sapi.

“Kalau ingin ikut memerah sapi harus datang tepat di waktu pemerahan, yaitu 06.00 WIB hingga 07.00 WIB dan sore pada pukul 17.00 WIB. Itu adalah jam-jam yang diseragamkan untuk pemerahan susu sapi di desa kami,” kata Suharmin.

Sapi tidak bisa diperah di waktu sembarangan karena akan merusak kualitas susu yang diperah. Beruntung, di Desa Samiran mulai bermunculan home stay atau penginapan yang bisa dimanfaatkan wisatawan. “Kalau ingin lihat pemerahan pada pagi hari bisa menginap di home stay.”

Kebetulan lagi, sapi perah milik Suharmin ini tidak “bandel”. Sapinya mau diperah oleh siapapun meski bukan oleh Suharmin. Menurutnya, memang ada sapi perah yang tak mau diperah oleh selain pemiliknya.

“Jadi kalau wisatawan yang tidak bisa memerah, akan saya bimbing dulu. Saya siapkan dulu air hangat untuk membersihkan sapinya. Nanti saya langsung yang mengajari.” Setelah wisatawan memerah susu, sesegera mungkin susu itu direbus. “Di sini juga kami sediakan fasilitasnya. Mau langsung direbus, diberi gula, kami sediakan.”

Untuk destinasi wisata perah susu ini, sebenarnya Suharmin tidak memberikan tarif. Salah satu keuntungannya adalah susu sapi bisa langsung dibeli dengan harga eceran. “Tapi biasanya kalau wisatawan itu dibawa biro wisata, biasanya ada tarif Rp50.000/wisatawan. Itu untuk fasilitas yang kami berikan di sini.”

solopos

283 Kolam Lele Tanjungsari Kena Tol, Proyek Kawasan Wisata Jalan Terus

Written By Boyolalikita on Jumat, 06 Maret 2015 | 01.13.00

Pengembangan kawasan wisata di Desa Tanjungsari Kecamatan Banyudono Boyolali jalan terus meskipun proyek minapolitan berupa kolam lele sebagian besar bakal tergerus proyek jalan tol.
Hasil gambar untuk boyolaliSebelumnya, pengembangan minapolitan juga sempat menemui kegagalan karena dari 418 kolam lele yang dikembangkan, sebagian besar mangkrak. Data di Pemdes Tanjungsari, kolam lele saat ini tinggal 135 kolam.
Setelah minapolitan, saat ini Pemdes Tanjungsari melengkapi fasilitas agrowisata dengan membuka restoran bernama Kuliner Ndeso Sri Bening Tanjungsari.
Bupati Boyolali Seno Samodro mewanti-wanti kepada Pemdes Tanjungsari agar Kuliner Ndeso Sri Bening Tanjungsari dikelola optimal.
“Jangan seperti kolam. Sudah dikasih bantuan kok yo malah buntet,” kata Bupati, saat hadir di sela-sela peresmian Kuliner Ndeso Sri Bening Tanjungsari, Rabu (11/2/2015).
Setelah mangkrak, dipastikan 283 unit kolam akan tergerus proyek tol.

Bupati pun meminta sisa kolam sebanyak 135 unit itu dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menopang pengembangan proyek agrowisata.
Seperti diketahui, proyek pengembangan minapolitan didanai pemerintah pusat dengan nilai yang cukup besar yakni Rp1,2 miliar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Rp485 juta dari CSR Bank Jateng.
Kades Tanjungsari, Djoko Sarjono, menyampaikan Kuliner Ndeso Sri Bening Tanjunsari nantinya akan dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BOYOLALI KOMUNITAS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger